Pendakian Gunung Sumbing via Banaran. Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke-3 di Jawa yang terletak di tiga kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang, Temanggung dan Wonosobo. Gunung api ini bersebelahan dengan Gunung Sindoro, dipisahkan oleh jalan raya lintas kota – dijuluki ‘Kledung Pass’. Meski bersebelahan dan membentuk bentang alam gunung kembar, jalur pendakian yang ditawarkan kedua gunung tersebut tidak jauh berbeda dengan trek yang cukup menantang bagi para pendaki tentunya.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Gunung Sumbing
Gunung Sumbing masuk di dalam daftar 10 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah dan mempunyai 5 jalur pendakian yang sudah dikenal. Jalur pendakian Gunung Sumbing via Banaran merupakan jalur pendakian rute timur yang dibuka sekitar tahun 2016. Selain pendakian via Banaran, Gunung Sumbing sanggup didaki dari jalur berikut :
  1. Via Garung
  2. Via Cepit Parakan
  3. Via Bogowongso
  4. Via Kaliangkrik
Pendakian Gunung Sumbing via Banaran berada di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia. Cara murah untuk ke basecamp bisa naik kendaraan langsung atau menghubungi basecamp untuk penjemputan. 

Basecamp – Pos 0

Basecamp pendakian Gunung Sumbing via Banaran – 1.100 mdpl, berupa sebuah pos pendaftaran maupun istirahat sebelum memulai pendakian. Segala keperluan logistik maupun transportasi sanggup diatur di area basecamp. Untuk ke Pos 0 yang berjarak sekitar 2 kilometer, sanggup berjalan kaki menyusuri kampung dan sawah penduduk ataupun menyewa ojek.

Pos 0 – 1438 mdpl, merupakan batas final kendaraan. Pos 0 layaknya pintu masuk pendakian dengan area terbuka berupa sawah yang cukup panas di siang hari. 

Pos 0 – Pos 1

Trek pendakian dimulai dengan trek menanjak di area persawahan untuk masuk ke hutan. Sekitar 600 meter sehabis pos 0, akan hingga di Dongbanger – sebuah bangunan menyerupai gasebo yang cukup luas dan sempurna berada di daerah teduh, cocok untuk beristirahat.

Selepas Dongbanger, pendakian Gunung Sumbing via Banaran dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak menembus area hutan pinus hingga hingga di gapura kayu ‘selamat datang’. Setelah melewati gapura kayu, pendakian kembali masuk ke vegetasi hutan yang rapat, kemudian kembali ke area terbuka menyusuri kebun penduduk dengan trek tanah padat yang sudah dimodifikasi menyerupai tangga. Yah…. tangga alami  yang cukup menciptakan lelah. Kadang di jalur ini masih sanggup berjumpa dengan petani Desa Banaran yang ramah. 

Kelelahan pendakian akan terobati sehabis hingga di Warung Kopi Ganeshari, satu-satunya daerah di jalur pendakian yang strategis untuk istirahat, nongkrong, makan ataupun ngopi. Tempat yang cukup luas dan nyaman ini juga difasilitasi dengan toilet dan mushola. 
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Warung Kopi Ganeshari
Setelah Warung Kopi Ganeshari, pendakian Gunung Sumbing via Banaran kembali menyusuri trek pendakian menanjak menembus hutan hingga alhasil hingga di gapura kayu ke -2. Gapura kayu ini seperti memberi tanda bahwa pendakian yang bahwasanya gres dimulai alasannya ialah di belakang gapura tampak jalur fenomenal yang oleh masyarakat Desa Banaran dikenal sebagai jalur eskalator.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Jalur Eskalator

Seperti namanya, jalur eskalator alias Tanjakan Mbah Subari ini berupa jalur tanah padat menanjak yang sudah dimodifikasi menjadi tangga-tangga alami. Bedanya dengan yang pertama, tanjakan ini lebih menanjak, lebih panjang dan lebih mengejutkan. Sepertinya bertambah lagi Tanjakan Unik Gunung-gunung di Jawa yang mulai tercipta.


Berdamailah dengan jalur eskalator alasannya ialah pendakian yang panjang akan didominasi dengan jalur tersebut. Jalur eskalator akan menggiring hingga di Pos 1, daerah untuk bernafas lega.

Pos 1 – Seklenteng, berada di ketinggian 1.887 mdpl, berupa area lapang yang cukup teduh. Di Pos 1 terdapat tempat pasenggrahan yang disakralkan alasannya ialah terdapat makam Syekh Abddurrohman – silsilahnya bekerjasama dengan Sunan Kalijaga.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Pos 1 – Seklenteng

Pos 1 – Pos 2

Selepas dari Pos 1, jalur pendakian Gunung Sumbing via Banaran masih sama, berupa tangga alami menembus hutan rimbun lereng Gunung Sumbing hingga Pos 2 yang ditandai dengan sebuah pohon besar. Pos 2 – Siwel -Iwel, berada di ketinggian 2.141 mdpl, berupa area teduh dan lapang dengan sebuah shelter.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Pos 2 – Siwel – iwel

Pos 2 – Pos 3

Jalur pendakian dari Pos 2 ke Pos 3 masih tidak berbeda jauh dengan trek sebelumnya, berupa tanjakan alami yang tetap akan mengantar hingga Pos 3. Pos 3 – Punthuk Barah, berada di ketinggian 2.387 mdpl. Berupa area lapang dengan sebuah shelter. Dengan area yang lebih luas dibanding pos sebelumnya, di Pos 3 selain shelter, bisa dipakai untuk menciptakan 2 tenda 3/4.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Pos 3 – Punthuk Barah

Pos 3 – Pos 4

Pendakian Gunung Sumbing via Banaran dari Pos 3 ke Pos 4 dikenal sebagai jalur yang paling menanjak dan membutuhkan tenaga ekstra. Tangga alami akan mulai menghilang di jalur pendakian, menyisakan trek tanah padat bercampur tanah kering yang akan sangat berdebu ketika animo kemarau dan licin ketika animo hujan. Trek tidak lagi didominasi pepohonan besar, sehingga akan nampak kemiringan lereng Gunung Sumbing. Sampai di ujung jalur, area akan terbuka dan tampaklah lembah indah Gunung Sumbing yang sangat menggoda.

Pendakian dilanjutkan dengan kembali mendaki ke lereng gunung. Akan ditemui area datar terbuka yang dipenuhi bebatuan besar berlatar belakang lembah indah Gunung Sumbing. Kemudian, jalur pendakian akan hingga di trek panjat tebing. Trek layaknya panjat tebing ini berupa sisi bukit berbatu yang berdiri tegak, sehingga untuk melipir lerengnya harus dengan pertolongan rantai yang sudah tergantung di area. Tidak jauh sehabis trek panjat tebing, welcome to Watu Ondho !.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Pos 4 – Watu Ondh0
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Lembah Gunung Sumbing
Pos 4 – Watu Ondho, ialah daerah camp terakhir di area terbuka. Pos 4 berupa area datar di lereng Gunung Sumbing yang cukup luas dan terdapat sumber air. Jikak ingin ke sumber air, ikuti jalur pendakian ke atas, kemudian melipir ke kanan. Pos 4 memperlihatkan keindahan sunrise karena menampakkan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di tengah lautan awan yang sangat mempesona.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Sunrise dari Pos 4

Pos 4 –  Banjaran

Dari Pos 4, pendakian Gunung Sumbing via Banjaran kembali menanjak, menyusuri vegetasi pepohonan yang tidak rapat, melewati jalur sumber air dan menyusuri lembah yang tersaji indah tapi melelahkan. Trek pendakian berupa tanah padat yang sesekali bercampur dengan bebatuan. Setelah hingga di ujung bukit, lebih tepatnya jalur di tengah-tengah dua bukit, trek mulai landai menyusuri savana. Banjaran – 3.187 mdpl, ditandai dengan trek turun menuju ke savana. Banjaran merupakan padang savana luas yang diapit tebing-tebing watu Gunung Sumbing.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Jalur Antara 2 Bukit
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Banjaran



Banjaran – Kawah

Untuk ke kawah, trek melipir ke kanan dan mulai kembali menanjak hingga bertemu plang petunjuk arah. Plang menjelaskan arah ke Segoro Wedi, Puncak Rajawali, Puncak Sejati, Puncak Buntu dan Sumbing East RouteSo, where will you wanna go?. Bau sulfur tercium ketika berada di area Kawah Gunung Sumbing. Ada sebuah makam di area Kawah yang juga disakralkan.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Kawah Gunung Sumbing

Kawah – Puncak Rajawali

Setelah menyusuri area kawah, pendakian Gunung Sumbing via Banaran dilanjutkan dengan kembali mendaki ke arah Puncak Rajawali. Dibutuhkan energi yang ekstra untuk mendaki tanjakan terakhir sekaligus tujuan final Gunung Sumbing ini. Trek berupa bebatuan yang dipenuhi rumput dan tumbuhan cantigi. Setelah hingga di ujung bukit, tinggal melipir ke kiri yang menanjak konstan hingga hingga di Puncak Rajawali Gunung Sumbing.
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Trek ke Puncak Rajawali
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Segoro Wedi – Kawah Gunung Sumbing
Puncak Rajawali – 3.371 mdpl, ialah puncak tertinggi di Gunung Sumbing, berupa area lapang terbuka yang masih ditumbuhi pohon cantigi. Dari puncak Gunung Sumbing tampak Segoro Wedi, Kawah, Gunung Sindoro yang megah, Gunung Slamet, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ke Pendakian Gunung Sumbing 3.371 via Banaran
Puncak Rajawali Gunung Sumbing

Tips Pendakian Gunung Sumbing via Banjaran :
  1. Untuk memudahkan perjalanan ke basecamp, bisa menghubungi pihak basecamp untuk penjemputan di Temanggung atau dikoordinasikan sendiri.
  2. Untuk mempersingkat waktu sebaiknya naik ojek hingga ke Pos 0 alasannya ialah jalur cukup jauh.
  3. Lengkapi logistik pendakian di basecamp. Perhatikan intruktur dari pihak basecamp sebelum memulai pendakian.
  4. Lokasi camp bisa di area Pos 3 dan Pos 4. Namun, jangan menciptakan tenda di dalam shelter karena shelter milik umum.
  5. Berhati-hatilah ketika panjat tebing ke Pos 4.
  6. Pos 4 merupakan area terbuka, waspadai adanya angin kencang, topan gunung dan petir. Selalu kondisikan cuaca dengan lokasi camp. Sebaiknya pahami Tips Berkemah Dalam Kondisi Cuaca Hujan.
  7. Jangan cemari sumber air tanah di area Pos 4.
  8. Pendakian dari Pos 4 hingga ke puncak Gunung Sumbing ialah area yang terbuka, sehingga sangat panas ketika terik. Pakailah pelindung kepala (topi, payung) untuk menghindari Dehidrasi – ‘Silent Killer’ Para Petualang.
  9. Gunakan masker atau buff di area kawah untuk menahan amis belerang.
  10. Jagalah perilaku ketika berada di area yang disakralkan, menyerupai Pos 1 dan area kawah.
  11. Jangan mengotori dan mencemari lingkungan maupun melaksanakan vandalisme.
  12. Taati tata tertib pendakian (ada di balik peta pendakian) yang diberikan pihak basecamp.

Itenerary Pendakian Gunung Sumbing via Banaran :
Basecamp – Pos 0 : 10 menit (ojek)
Pos 0 – Dongbanger : 15 menit
Dongbanger – Gapura 1 : 7 menit
Gapura 1 – Pos 1 : 40 menit
Pos 1 – Pos 2 : 1 jam
Pos 2 – Pos 3 : 1 jam
Pos 3 – Pos 4 : 1 jam 15 menit
Pos 4 – Banjaran : 1 jam 45 menit
Banjaran – Puncak Rajawali : 1 jam

Basecamp Gunung Sumbing via Banaran : 081 226 469 505